Ketika
Elisa menderita sakit yang menyebabkan kematiannya...
(2
Raja-raja 13:14)
Setelah
Yesus, barangkali Elisa mungkin merupakan salah satu tokoh Alkitab yang paling
banyak dicatat melakukan mukjizat. Elisa menyehatkan mata air di Yerikho
sehingga tidak ada lagi keguguran, dengan kata lain Elisa menyelamatkan banyak
bayi dari keguguran (2 Raj.2)! Elisa membangkitkan anak perempuan Sunem yang
mati (2 Raj.4). Elisa menyehatkan maut dari kuali (2 Raj.4). Elisa menyembuhkan
panglima Naaman dari kustanya (2 Raj.5). Yang lebih dahsyat lagi, ketika Elisa
sudah mati maka ketika ada mayat yang dicampakkan ke atas kuburan Elisa, maka
mayat yang bersentuhan dengan tulang-tulang Elisa itu bisa hidup kembali (ay.
21)!
Baiklah
kisah hidup Elisa ini menyadarkan kita. Sehebat-hebatnya diri kita, kita harus
menyadari bahwa semuanya itu karena Tuhan, bukan karena kekuatan kita sendiri.
Tanpa Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Jika Tuhan tidak menyatakan
anugerah dan mukjizat-Nya, kita tidak mungkin
mengalami perkara-perkara yang dahsyat dan ajaib. Alangkah indahnya jika
kita menjadi orang yang rendah hati di hadapan Tuhan. Meski kita mengalami
pencapaian-pencapaian yang mengagumkan, kita selalu ingat bahwa segala
sesuatunya datang dari Tuhan. Semuanya karena Tuhan. Semua karena anugerah-Nya
semata. RHS


Tidak ada komentar:
Posting Komentar