Minggu, 24 Juli 2016

KARENA TUHAN SEMATA

Ketika Elisa menderita sakit yang menyebabkan kematiannya...
(2 Raja-raja 13:14)

Setelah Yesus, barangkali Elisa mungkin merupakan salah satu tokoh Alkitab yang paling banyak dicatat melakukan mukjizat. Elisa menyehatkan mata air di Yerikho sehingga tidak ada lagi keguguran, dengan kata lain Elisa menyelamatkan banyak bayi dari keguguran (2 Raj.2)! Elisa membangkitkan anak perempuan Sunem yang mati (2 Raj.4). Elisa menyehatkan maut dari kuali (2 Raj.4). Elisa menyembuhkan panglima Naaman dari kustanya (2 Raj.5). Yang lebih dahsyat lagi, ketika Elisa sudah mati maka ketika ada mayat yang dicampakkan ke atas kuburan Elisa, maka mayat yang bersentuhan dengan tulang-tulang Elisa itu bisa hidup kembali (ay. 21)!


Namun pernahkan Anda mencari tahu bagaimana Elisa mati? Apa yang membuat Elisa mati? Elisa mati karena sakit yang dideritanya! Sebuah kenyataan yang menimbulkan banyak pertanyaan, bukan? Jika Elisa sanggup menyembuhkan banyak orang, bahkan membangkitkan orang mati, mengapa ketika ia sendiri sakit, ia tidak sanggup menyembuhkan sakitnya sendiri? Saya sempat merenungkan ayat-ayat ini cukup lama, mengapa Elisa harus mati dengan cara sakit? Apa maksud Tuhan dibalik semuanya ini? Sebenarnya Tuhan sedang menyatakan kepada kita bahwa Elisa adalah manusia biasa. Jika Elisa mampu melakukan banyak perkara mujizat, semuanya itu murni karena kuasa Tuhan semata,bukan karena Elisa hebat.


Baiklah kisah hidup Elisa ini menyadarkan kita. Sehebat-hebatnya diri kita, kita harus menyadari bahwa semuanya itu karena Tuhan, bukan karena kekuatan kita sendiri. Tanpa Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Jika Tuhan tidak menyatakan anugerah dan mukjizat-Nya, kita tidak mungkin  mengalami perkara-perkara yang dahsyat dan ajaib. Alangkah indahnya jika kita menjadi orang yang rendah hati di hadapan Tuhan. Meski kita mengalami pencapaian-pencapaian yang mengagumkan, kita selalu ingat bahwa segala sesuatunya datang dari Tuhan. Semuanya karena Tuhan. Semua karena anugerah-Nya semata. RHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar